Seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (16/10/2012), banyak warga datang ke taman di luar istana di ibukota Phnom Penh untuk mengungkapkan duka cita mereka. Banyak dari mereka mengenakan pita hitam yang disematkan ke baju mereka sebagai tanda berduka.
Bangsa Kamboja tengah bersiap untuk menyambut kedatangan jenazah Sihanouk dari China. Sihanouk meninggal akibat serangan jantung di Beijing, China pada Senin, 15 Oktober. Figur yang sangat dihormati di Kamboja itu meninggal pada usia 89 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jasadnya saat ini disemayamkan di Beijing Hospital," kata asisten pribadi Sihanouk, Pangeran Sisowath Thomico kepada AFP. "Mereka akan membawanya langsung dari rumah sakit menuju bandara besok," imbuhnya.
Sihanouk telah tinggal di Beijing sejak Januari lalu untuk menjalani perawatan medis.ย Sihanouk telah menderita sejumlah penyakit, termasuk kanker, diabetes dan hipertensi serta masalah jantung.
Sihanouk dikenal sebagai salah satu raja di Asia yang paling lama bertakhta. Dia tiba-tiba memutuskan turun takhta pada Oktober 2004 dengan alasan umur dan masalah kesehatan. Tampuk kekuasaan pun diserahkan kepada putranya, Norodom Sihamoni.
Meskipun telah turun takhta, mantan raja itu tetap begitu populer di negerinya. Fotonya masih terpampang di gedung-gedung publik dan banyak rumah-rumah warga Kamboja.
(ita/nrl)










































