Dalam aksi demo yang terjadi Senin, 15 Oktober malam waktu setempat itu, terjadi bentrokan antara aparat kepolisian dan para demonstran. Seperti diberitakan RTE News, Selasa (16/10/2013), polisi pun menggunakan pentungan untuk membubarkan massa. Sebagai balasan, para demonstran melemparkan botol-botol ke arah polisi.
Dalam aksinya para demonstran meneriakkan slogan-slogan antipemerintah. Massa menyerukan pemerintah Portugal untuk mengakhiri langkah-langkah penghematan, yang mencakup penurunan gaji dan kenaikan pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Portugal bersikeras bahwa pengetatan anggaran dilakukan karena statistik menunjukkan tahun 2013 negeri itu akan terus mengalami resesi yang telah berlangsung tiga tahun. Belum lagi angka pengangguran akan melonjak hingga hampir 16 persen.
Portugal saat ini tengah menghadapi resesi terhebat sejak tahun 1970-an silam. Pada 13 Oktober lalu, ribuan orang juga turun ke jalan-jalan di Lisbon dan kota-kota lainnya untuk memprotes kebijakan penghematan tersebut. Sejumlah serikat kerja bahkan menyerukan untuk menggelar aksi mogok kerja pada 14 November mendatang.
(ita/nrl)










































