Bersitegang, Kapal-kapal Perang China Berada Dekat Pulau Jepang

Bersitegang, Kapal-kapal Perang China Berada Dekat Pulau Jepang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 16 Okt 2012 14:29 WIB
Bersitegang, Kapal-kapal Perang China Berada Dekat Pulau Jepang
Tokyo, - China dan Jepang masih terus bersitegang terkait perebutan pulau. Kapal-kapal perang China termasuk dua kapal penghancur, bahkan terlihat berada di perairan dekat sebuah pulau Jepang hari ini.

"Sebuah pesawat Jepang mendapati tujuh kapal Angkatan Laut China di perairan sekitar 49 kilometer selatan ke tenggara Pulau Yonaguni pada pukul 07.00," ujar seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (16/10/2012).

Yonaguni merupakan wilayah tak berpenghuni yang secara internasional diakui sebagai milik Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pejabat Jepang tersebut, kapal-kapal perang tersebut termasuk dua kapal penghancur, yang salah satunya memiliki kemampuan rudal. Ada pula dua kapal frigat, dua kapal selam penyelamat dan satu kapal pengangkut pasokan.

"Mereka (kapal-kapal) bergerak ke utara, dari Samudera Pasifik ke Laut China Timur," ujar juru bicara kementerian tersebut.

"Saat ini, kami tidak melihat tidak melihat tindakan-tindakan seperti helikopter yang terbang dari kapal-kapal Angkatan Laut ini dan mendekati negara kami atau kapal-kapal tersebut berlayar dalam wilayah perairan kami," kata Menteri Pertahanan Jepang Satoshi Morimoto kepada pers.

"Kami terus waspada dan melakukan pengawasan daerah perairan tersebut dengan pesawat dan kapal-kapal. Kami akan terus mengumpulkan informasi dengan hati-hati tentang gerakan kapal-kapal Angkatan Lait China itu," imbuhnya.

Beberapa hari terakhir kondisi relatif tenang dalam sengketa antara Jepang dan Cina atas kedaulatan sekelompok pulau-pulau di Laut China Timur. Diketahui bahwa Tokyo dan Beijing memperebutkan kepulauan Senkaku yang dikuasai Jepang, namun diklaim oleh China yang menyebutnya sebagai kepulauan Diaoyu.

Dalam beberapa pekan terakhir, kapal-kapal pemerintah China -- kapal pengawas maritim dan kapal patroli nelayan -- telah berulang kali berlayar dekat kepulauan sengketa tersebut.Β 

(ita/nrl)


Berita Terkait