Bot: Belanda Harus Tanggalkan Citra Tak Ramah

Laporan dari Den Haag

Bot: Belanda Harus Tanggalkan Citra Tak Ramah

Eddi Santosa - detikNews
Selasa, 16 Okt 2012 08:39 WIB
Bot: Belanda Harus Tanggalkan Citra Tak Ramah
4nieuws.nl
Den Haag - Belanda bisa mendapatkan kembali pengaruh internasionalnya jika pemerintah baru nanti mau menanggalkan citra tidak ramah sekarang ini di luar negeri.

Hal itu disampaikan top diplomat dan mantan Menteri Luar Negeri Belanda Bernard Rudolf Bot, beken disapa Ben Bot, dalam acara televisi Buitenhof, sebagaimana diulang NOS, Senin (15/10/2012) waktu setempat.

Bot mendukung isi surat para pejabat tinggi pemerintah yang dikirimkan kepada tim formatur pembentukan kabinet, dimana disampaikan agar Belanda mempresentasikan diri lebih baik lagi di luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bot, Belanda pada tahun-tahun belakangan ini menunjukkan diri sebagai negara yang anti terhadap segala hal.

Diplomat kelahiran Jakarta (dulu Batavia, 21/11/37) itu menyarankan untuk melaksanakan “diplomasi dengan senyum dan suara lembut” agar Belanda kembali dapat memainkan peranan penting.

“Citra Belanda di luar negeri adalah sangat menentukan kemakmuran kita,” ujar Bot, seraya menunjukkan data bahwa 75% pendapatan Belanda berasal dari hubungan perdagangan dengan luar negeri.

Citra Belanda sebagai tidak ramah akibat dari kolaborasi antara Kabinet Rutte dengan parpol pimpinan Geert Wilders, PVV. Kabinet ini telah jatuh setelah gagal mencapai kesepekatan mengenai RAPBN 2012-2013 dan pemilu kembali digelar pada 12/9/2012 lalu.

Bot mengaku “terus-menerus jengkel” pada politisi, juga pada sesama partainya (CDA), yang terlalu galak terhadap luar negeri demi menyenangkan Wilders.

Selain itu Bot menunjuk bahwa krisis ekonomi juga telah menyebabkan Belanda sibuk dengan diri sendiri, sehingga luar negeri terabaikan.

Dia menyebut Frans Timmermans dari Partai Buruh sebagai kandidat bagus untuk menempati pos Menlu Belanda dalam kabinet baru.

(es/es)


Berita Terkait