Dalam aksi protes massal yang digelar di Manama, ibukota Bahrain pada Jumat, 12 Oktober waktu setempat itu, polisi juga sempat melepaskan gas air mata untuk membubarkan massa. Demikian seperti diberitakan Press TV, Sabtu (13/10/2012).
Aksi demo besar lainnya digelar di lokasi lain di Damaskus pada hari yang sama. Aksi tersebut dipelopori oleh partai oposisi al-Wefaq.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas aksi-aksi demo yang meluas itu, pemerintah Bahrain pun melancarkan operasi terhadap para demonstran untuk meredamnya. Pemerintah Bahrain bahkan menerima kedatangan pasukan Arab Saudi yang dikirimkan untuk membantu mengatasi para demonstran antipemerintah.
(ita/ita)










































