Bertengkar dengan Teman Kuliah, Mahasiswa China Disiram Air Keras

Bertengkar dengan Teman Kuliah, Mahasiswa China Disiram Air Keras

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 12 Okt 2012 16:50 WIB
Bertengkar dengan Teman Kuliah, Mahasiswa China Disiram Air Keras
Ilustrasi
Sydney, - Seorang mahasiswa China di Australia disiram dengan air keras dan dipukul dengan palu di bagian kepala oleh rekan satu kampusnya. Akibatnya, pria berusia 25 tahun ini dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat.

Pelaku penyerangan tersebut, seorang mahasiswa berusia 26 tahun bernama Zhang Rui telah ditahan oleh kepolisian setempat. Kini, Zhang tengah menjalani masa persidangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Insiden ini terjadi di sebuah laboratorium kimia di University of New South Wales di Sydney, Australia pada Kamis (11/10) waktu setempat. Kedua pria tersebut sama-sama tengah mengambil program doktor, PhD, di universitas tersebut. Insiden ini diawali oleh pertengkaran keduanya. Namun tidak diketahui pasti apa penyebab pertengkaran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satu mahasisawa melempar cairan kimia, diyakini sebagai acid sulfur, ke wajah seorang mahasiswa lainnya sebelum memukul kepalanya dengan palu dalam pertengkaran yang terjadi antara keduanya," demikian pernyataan kepolisian setempat seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (12/10/2012).

Pasca insiden ini, sang korban yang diketahui bernama Cheng Xiaoyu, dilarikan ke rumah sakit St Vincent untuk mendapat perawatan darurat. Namun kemudian dia dipindahkan ke rumah sakit Royal North Shore yang khusus menangani luka bakar. Cheng dilaporkan masih koma dan dalam kondisi kritis di rumah sakit tersebut.

Sedangkan si pelaku Zhang, terlihat hadir dalam persidangan kasus ini yang digelar di Pengadilan Sydney hari ini. Hakim Jacqueline Miledge yang memimpin jalannya persidangan kasus ini, menyatakan Zhang akan dipindahkan ke fasilitas kesehatan mental untuk menjalani pemeriksaan. Selanjutnya persidangan akan kembali digelar pada 29 November mendatang.

(nvc/ita)


Berita Terkait