Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (11/10/2012), pria bernama Ng Kheng Teck terlihat tenang dan menutup mata ketika hakim membacakan vonisnya. Ng didampingi oleh saudara perempuan dan keponakannya.
Perbuatan bejat ini dilakukan Ng pada Januari 2011 lalu. Ng pertama memulai aksinya setelah 2 bulan sang PRT bekerja padanya. Sang PRT yang sengaja tidak disebutkan nama dan asal negaranya demi melindungi identitasnya, ini pertama bekerja pada keluarga Ng pada Desember 2010 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ng mencabuli sang PRT di kamar tidurnya pada 25 Januari 2011. Dia memaksa sang PRT menanggalkan seluruh pakaiannya kemudian meraba bagian pribadi sang PRT. Ketika sang PRT akan berteriak meminta tolong atau memanggil ibunda Ng, pria ini membungkam mulut sang PRT dengan tangannya.
Sekitar seminggu kemudian, tepatnya pada 31 Januari 2011, Ng kembali mencabuli sang PRT di dapur. Meski telah mendapat perlawanan, namun Ng tetap nekat mencabuli sang PRT, termasuk memaksa sang PRT meraba bagian pribadinya.
Meski berlangsung lebih dari sekali, sang PRT tidak berani melaporkan kejadian ini kepada polisi ataupun memberi tahu orang lain karena dia takut kehilangan pekerjaannya. Hingga akhirnya, sang PRT berhasil kabur ketika Ng jatuh tertidur. Salah seorang pejalan kaki yang melihatnya di jalananya membantunya untuk melapor polisi.
(nvc/vit)











































