Akui Pacaran dengan Wanita Muda, Menteri Taiwan Mengundurkan Diri

Akui Pacaran dengan Wanita Muda, Menteri Taiwan Mengundurkan Diri

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 11 Okt 2012 15:40 WIB
Akui Pacaran dengan Wanita Muda, Menteri Taiwan Mengundurkan Diri
Ilustrasi (Alamy)
Taipei, - Juru bicara pemerintah Taiwan yang juga menjabat Menteri Informasi Taiwan, Hu Yu-Wei mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri diajukan setelah pria berumur 51 tahun itu membeberkan hubungannya dengan seorang wanita yang berusia 27 tahun lebih muda darinya. Perihal hubungan itu diungkapkan pejabat Taiwan itu ke publik lewat akun Facebook-nya.

Perdana Menteri Taiwan Sean Chen telah menyetujui pengunduran diri Hu Yu-Wei ini. Dalam suratnya kepada PM Sean, Hu Yu-Wei menyebut pengunduran dirinya didasari oleh 'alasan pribadi' yang tidak disebutkan dengan jelas.

Belum diketahui pasti siapa yang akan menggantikan posisi Hu Yu-Wei dalam kabinet. Demikian seperti disampaikan oleh pejabat pemerintahan Taiwan yang enggan disebut namanya seperti dilansir AFP, Kamis (11/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hu sebelumnya dikenal sebagai seorang profesor untuk studi media pada sebuah universitas setempat. Pekan lalu, Hu memposting pernyataan kontroversial dalam akun Facebook-nya, yang menunjukkan bahwa dia memang sedang berkencan dengan seorang wanita yang merupakan mantan mahasiswinya.

Meskipun Hu telah bercerai dengan istri sebelumnya, namun pernyataan dalam akun Facebook-nya tersebut telah memancing kritikan masyarakat. Terlebih, beberapa waktu sebelumnya, Hu juga pernah melakukan hal serupa melalui akun Facebook-nya.

Awal bulan ini, Hu menuai kecaman publik setelah mempublikasikan foto iPhone 5 dalam akun Facebook-nya. Foto tersebut disertai imbauan untuk membeli barang besutan perusahaan raksasa asal Amerika Serikat (AS), Apple tersebut. Publik pun menyerang dan mengkritik Hu dengan menuding dia tidak mempromosikan produk smartphone buatan dalam negeri, HTC.

Sementara itu, Hu sendiri belum bisa dimintai komentar terkait pengunduran dirinya ini. Diketahui bahwa Hu bukan pejabat pemerintahan Taiwan yang pertama menuai kritikan dan protes terkait komentarnya dalam situs jejaring sosial.

Sebelumnya, Presiden Ma Ying-jeou dikenai hukuman denda sebesar 17 ribu dolar Taiwan atau setara dengan Rp 5,5 juta oleh otoritas pemilu Taiwan. Penyebabnya, Ma mendorong teman-teman di Facebook-nya untuk memilih dirinya pada Januari lalu, tepat saat hari pemilihan presiden digelar. Pada Agustus lalu, seorang pejabat kesehatan Taiwan juga menuai kritikan, karena menuliskan pernyataan soal pernikahan sesama jenis di akun Facebook-nya.

(nvc/ita)


Berita Terkait