Pemerkosaan 2 Gadis oleh Sekelompok Pemuda Hebohkan Prancis

Pemerkosaan 2 Gadis oleh Sekelompok Pemuda Hebohkan Prancis

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 11 Okt 2012 10:48 WIB
Pemerkosaan 2 Gadis oleh Sekelompok Pemuda Hebohkan Prancis
Ilustrasi
Paris, - Dua gadis remaja diperkosa secara bergiliran oleh sekelompok pemuda di kompleks apartemen di pinggiran Paris, Prancis. Kasus yang telah memasuki masa persidangan ini menghebohkan masyarakat setempat.

Kasus ini terjadi di wilayah Fontenay-sous-Bois pada tahun 1999 dan 2001, namun baru disidangkan sekarang. Selama bertahun-tahun, kedua korban yang sebut saja Nina dan Stephanie, mengaku takut untuk melaporkan kekerasan yang mereka alami kepada polisi. Kejadian ini terjadi saat kedua wanita tersebut masih berusia 15 dan 16 tahun.

Kepada surat kabar setempat, Liberation, Nina yang kini berusia 29 tahun membeberkan peristiwa kelam yang dialaminya bertahun-tahun lalu. Saat itu, Nina yang berusia 16 tahun tengah dalam perjalanan pulang dari bioskop. Tiba-tiba sekelompok pemuda menghadangnya dan kemudian menyeretnya dengan paksa ke sebuah basement yang ada di salah satu kompleks apartemen. Di lokasi tersebut, Nina kemudian diperkosa dan dicabuli berulang kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian seperti dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (11/10/2012).

Perbuatan bejat para pemuda ini berlangsung selama beberapa kali dengan lokasi yang berbeda. Mulai dari parkiran mobil, tangga darurat, gudang, hingga taman bermain di dekat tempat penitipan anak setempat. Menurut Nina, saat itu terdapat sedikitnya 25 pemuda yang ikut menyerangnya. Nina berteriak, memberontak, menangis, bahkan hingga muntah-muntah, namun tidak ada yang menolongnya.

Nina tidak bisa memberitahu orang lain soal kejadian ini karena dia diancam oleh pemuda-pemuda tersebut. Mereka mengancam akan membakar apartemennya jika dia buka suara. Nina juga takut memberi tahu ibunya, yang saat itu merasa ada yang aneh dengan putrinya karena mandi sebanyak 8-10 kali setiap harinya.

Nina pun memilih bersembunyi dari publik karena takut. Namun usai jatuh tak sadarkan diri pada tahun 2005 lalu, Nina akhirnya melapor ke seorang polisi wanita. Kasus ini pun disidangkan oleh pengadilan setempat.

Terdapat 14 laki-laki, sekarang berusia antara 29-33 tahun, yang menjadi terdakwa dalam kasus ini. Sebagian besar terdakwa bahkan telah berkeluarga dan memiliki anak. Parahnya, para terdakwa membantah pernah melakukan pemerkosaan. Sebagian terdakwa mengakui adanya hubungan intim dengan Nina, namun menyebutnya hubungan itu didasari atas rasa suka sama suka dan menyebut Nina sebagai 'maniak seks'.

Berdasar peraturan yang berlaku, perbuatan para terdakwa terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. Namun jaksa penuntut umum berencana menuntut hukuman 5-7 tahun penjara mengingat saat kejadian, para terdakwa masih berusia di bawah umur. Hal ini sontak mengejutkan korban dan pengacaranya.

Salah seorang pelaku masih dalam pengejaran, sedangkan seorang lagi dilaporkan telah bunuh diri pada tahun 2004 lalu, dan sisanya akan diadili di pengadilan yang berbeda. Dijadwalkan hakim akan membacakan putusan atas kasus ini dalam persidangan yang digelar hari ini (11/10) waktu setempat.

(nvc/ita)


Berita Terkait