Sekjen PBB Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Suriah

Sekjen PBB Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 10 Okt 2012 11:32 WIB
Sekjen PBB Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Suriah
Foto: AFP
New York, - Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyerukan dihentikannya segera pertumpahan darah di Suriah. Dikatakan Ban, Suriah telah menjadi tempat berkembangnya terorisme dan aksi-aksi kriminal.

Pemimpin badan dunia itu juga mengecam keras aksi bom bunuh diri yang menewaskan puluhan orang di Damaskus, ibukota Suriah pada Senin, 8 Oktober malam waktu setempat.

"Sekjen sangat prihatin karena lingkaran kekerasan di Suriah menciptakan tempat berkembangnya terorisme dan semua bentuk aksi-aksi kriminal. Semua kekerasan harus dihentikan," kata juru bicara Ban, Martin Nesirky dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan ini disampaikan setelah organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights menyatakan, dua aksi bom bunuh diri terjadi di pangkalan Angkatan Udara Suriah di dekat Damaskus. Disebutkan bahwa lusinan orang tewas dalam ledakan tersebut sementara nasib ratusan tahanan yang ditahan di ruang bawah tanah di pangkalan tersebut tidak diketahui.

Serangan bom tersebut diklaim dilakukan oleh kelompok Al-Nusra Front yang terkait Al-Qaeda. Disebutkan bahwa pengeboman itu untuk membalas muslim yang "ditindas atau dibunuh" oleh rezim.

"Sebagai pembalasan bagi mereka yang telah menindas atau membunuh muslim-muslim, keputusan diambil untuk menyerang unit intelijen Angkatan Udara di Harasta," demikian pernyataan Al-Nusra yang diposting di forum-forum online jihad.

Konflik yang berlangsung di Suriah telah terjadi sejak Maret 2011 lalu. Puluhan ribu orang dilaporkan telah tewas dalam konflik tersebut. Sejumlah pemimpin negara-negara Barat dan Arab gencar menyerukan pengunduran diri Presiden Suriah Bashar al-Assad guna menghentikan pertumpahan darah tersebut.

(ita/nrl)


Berita Terkait