Turki Peringatkan Suriah Soal Serangan Mortir

Turki Peringatkan Suriah Soal Serangan Mortir

- detikNews
Rabu, 10 Okt 2012 10:35 WIB
Turki Peringatkan Suriah Soal Serangan Mortir
foto: Reuters
Damaskus, - Suriah dan Turki terus bersitegang. Perdana Menteri (PM) Turki Recep Tayyip Erdogan mengingatkan, angkatan bersenjata Turki tak akan ragu-ragu untuk membalas setiap serangan ke wilayah negeri itu.

"Tak terhindarkan bagi angkatan bersenjata kami untuk membalas... seiring pemerintah Suriah tetap mempertahankan sikap agresifnya," kata Erdogan kepada para anggota parlemen dari partai Justice and Development Party (AKP), partai berkuasa Turki yang dipimpinnya.

"Pasukan yang setia pada pemerintahan Assad menyerang wilayah kita dengan mortir... Kita pun membalasnya. Kita saat ini sedang melakukan apapun yang harus kita lakukan sesuai aturan keterlibatan," imbuh Erdogan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erdogan juga bersumpah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk merespons ancaman Suriah atas keamanan nasional Turki. "Kewajiban sebuah negara berarti kita harus mengambil langkah apapun dan siap untuk segala kemungkinan," tandas Erdogan.

Turki telah meningkatkan pertahanan militernya di perbatasan Suriah-Turki sejak sepekan terakhir. Tank-tank tempur, rudal-rudal antipesawat dan pasukan tambahan telah ditempatkan di perbatasan tersebut.

Ketegangan lintas perbatasan Suriah dan Turki meningkat pada Rabu, 3 Oktober lalu setelah serangan mortir dilancarkan dari arah Suriah ke Turki. Mortir tersebut mendarat di sebuah rumah warga di Akcakale dan menewaskan lima warga sipil Turki. Para korban tewas terdiri dari dua wanita dan tiga anak-anak. Salah satu dari kedua wanita itu merupakan ibu dari ketiga anak yang tewas.

Atas serangan itu, militer Turki langsung melancarkan aksi balasan dengan menggempur sejumlah target di Suriah. Beberapa tentara Suriah dilaporkan tewas dalam serangan artileri Turki itu.

Serangan Suriah tersebut menuai kecaman keras dari negara-negara Barat sekutu Turki. Dewan Keamanan PBB bahkan telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam keras pemerintah Suriah atas serangan tersebut.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads