"Republik Islam Iran prihatin akan ketegangan dalam hubungan antara negara-negara tetangga dan muslim, termasuk Turki dan Suriah, dan siap untuk mengambil langkah-langkah besar guna pemulihan perdamaian dalam hubungan kedua negara," kata Ketua Parlemen Iran Ali Larijani seperti dilansir Press TV, Selasa (9/10/2012).
Hal tersebut disampaikan Larijani dalam percakapan telepon dengan Ketua Parlemen Turki Cemil Cicek. Dikatakan Larijani, meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut merugikan kepentingan negara-negara dan prinsip-prinsip persatuan di kalangan negara muslim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas serangan itu, militer Turki langsung melancarkan aksi balasan dengan menggempur sejumlah target di Suriah. Beberapa tentara Suriah dilaporkan tewas dalam serangan artileri Turki itu.
Serangan Suriah tersebut menuai kecaman keras dari negara-negara Barat sekutu Turki. Dewan Keamanan PBB bahkan telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam keras pemerintah Suriah atas serangan tersebut.
(ita/nrl)











































