"Sebagai respons atas warga sipil yang terluka dalam serangan paling baru di Rafah, Brigade Qassam dan Brigade al-Quds menembakkan sejumlah roket ke posisi-posisi militer musuh," demikian disampaikan Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap bersenjata Hamas seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (8/10/2012).
Juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri mengatakan, rentetan serangan roket yang berjumlah lebih dari 20 roket mengenai wilayah Israel pada Senin dini hari waktu setempat. Serangan roket itu hanya menimbulkan kerusakan ringan. Tak ada korban dalam peristiwa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara tiga roket lainnya ditemukan di daerah Kerem Shalom dan tidak menimbulkan kerusakan maupun jatuhnya korban.
Serangan roket itu dilancarkan setelah serangan udara Israel di Kota Rafah, Gaza selatan pada Minggu, 7 Oktober malam waktu setempat. Menurut militer Israel, serangan itu menargetkan dua pria yang merupakan anggota kelompok militan Salafi. Keduanya dituduh terlibat dalam perencanaan serangan-serangan terhadap warga Israel.
Keduanya dalam kondisi kritis akibat serangan Israel tersebut. Serangan itu juga melukai 8 orang lainnya termasuk anak-anak.
(ita/nrl)











































