Menangi Pilpres, Hugo Chavez Dituding AS Manipulasi Suara

Menangi Pilpres, Hugo Chavez Dituding AS Manipulasi Suara

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 08 Okt 2012 13:45 WIB
Menangi Pilpres, Hugo Chavez Dituding AS Manipulasi Suara
foto: Reuters
Washington, - Presiden Venezuela Hugo Chavez kembali memenangi pemilihan presiden di negaranya. Namun anggota parlemen Amerika Serikat menuding Chavez telah memanipulasi suara.

"Disayangkan karena Chavez mempertahankan cengkeraman kekuasaannya di Venezuela," ujar Ileana Ros-Lehtinen dari Partai Republik, dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (8/10/2012).

"Chavez telah menolak akses para pengawas pemilihan internasional, melakukan perubahan kertas suara di menit terakhir, mengendalikan sistem peradilan, mengganggu para jurnalis independen dan mengkonsolidasikan kekuasaannya untuk memanipulasi suara yang menguntungkannya," cetus Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR AS tersebut.

"Chavez tak seharusnya dibiarkan terus melakukan kebencian dan kelalimannya di luar negeri seperti rekan sesama diktatornya di Iran dan Kuba melalui penekanan pers dan pelanggaran HAM," ujar Ros-Lehtinen.

Menurut hasil penghitungan suara yang dirilis Dewan Pemilihan Nasional, Chavez berhasil meraih 54,42 persen suara. Sementara rivalnya, Henrique Capriles hanya mengumpulkan 44,97 persen suara.

Dengan kemenangan ini, Chavez akan kembali memimpin Venezuela selama enam tahun mendatang. Dia telah berkuasa di negeri itu selama hampir 14 tahun.

Sebelumnya dalam pilpres yang digelar tahun 2006 silam, Chavez meraih 62 persen suara, atau unggul 25 persen dibanding rivalnya Manuel Rosales. Chavez pertama kali memenangi pilpres Venezuela pada tahun 1998 dengan mengeruk 56 persen suara.

(ita/nrl)


Berita Terkait