Suriah Janji Serangan ke Turki Tak Akan Terulang Lagi

Suriah Janji Serangan ke Turki Tak Akan Terulang Lagi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 04 Okt 2012 18:16 WIB
Suriah Janji Serangan ke Turki Tak Akan Terulang Lagi
foto: Reuters
Moskow, - Otoritas Suriah mengakui bahwa serangan mortir ke wilayah Turki merupakan "kecelakaan tragis". Otoritas Suriah pun berjanji tak akan membiarkan serangan yang menewaskan 5 warga Turki itu terulang lagi.

Hal tersebut disampaikan pemerintah Rusia yang merupakan sekutu utama Suriah.

"Lewat Dubes kami untuk Suriah, kami telah berbicara dengan otoritas Suriah yang meyakinkan kami... bahwa apa yang terjadi di perbatasan dengan Turki merupakan kecelakaan tragis, dan bahwa itu tak akan terjadi lagi," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov seperti diberitakan media Rusia dan dilansir AFP, Kamis (4/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami pikir penting agar Damaskus menyampaikan ini secara resmi," ujar Lavrov.

Secara terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Alexander Lukashevich menyebut insiden tersebut "eskalasi berbahaya" atas konflik Suriah. Dia pun meminta Suriah dan Turki untuk menahan diri dan saling menghormati kedaulatan wilayah dan integritas masing-masing negara.

Serangan mortir dari arah Suriah terjadi pada Rabu, 3 Oktober dan menghantam pemukiman di wilayah perbatasan Akcakale di selatan Turki. Dua wanita dan tiga anak-anak tewas dalam serangan itu. Salah satu dari kedua wanita itu merupakan ibu dari ketiga anak-anak tersebut. Tidak diketahui siapa yang menembakkan mortir dari arah Suriah tersebut.

Atas serangan mematikan itu, pasukan artileri Turki pun membombardir wilayah Suriah sebagai aksi balasan. Serangan artileri itu dilaporkan menewaskan beberapa tentara Suriah. Militer Turki kini juga telah menambah jumlah pasukan di perbatasan kedua negara.



(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini