"Langkah tersebut akan memiliki konsekuensi mengerikan bagi wilayah tersebut dan di luar itu," cetus pemimpin Brasil tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (4/10/2012).
Hal tersebut disampaikan Rousseff dalam pidatonya di KTT Ketiga Negara-negara Amerika Selatan dan Arab (ASPA) yang digelar di Lima, Peru. Dalam pidatonya itu, Rousseff juga mengungkapkan keprihatinan akan meningkatnya retorika perang terhadap Iran, meski dia tidak menyebut nama Israel.
Sebelumnya pada 28 September lalu, Rousseff juga mengingatkan bahwa aksi militer sepihak terhadap Iran akan melanggar Piagam PBB.
"Saya khususnya prihatin akan meningkatnya retorika dalam mendukung aksi militer sepihak di Iran," kata Rousseff saat itu usai pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron.
"Inisiatif seperti itu merupakan pelanggaran Piagam PBB, dengan konsekuensi serius bagi Timur Tengah," tandas wanita tersebut.
Belakangan ini Israel kian gencar melancarkan retorika perang terhadap Iran guna menghentikan program nuklir negara Republik Islam itu. Namun sejauh ini, Amerika Serikat selaku sekutu dekat Israel, belum melihat perlunya serangan militer untuk menyelesaikan isu nuklir Iran.
(ita/nrl)











































