Debat Presiden AS, Romney Bagus dan Lebih Agresif daripada Obama

Debat Presiden AS, Romney Bagus dan Lebih Agresif daripada Obama

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 04 Okt 2012 10:58 WIB
Debat Presiden AS, Romney Bagus dan Lebih Agresif daripada Obama
Foto: Getty Images
Denver, - Untuk pertama kalinya, Presiden Amerika Serikat Barack Obama berhadapan dengan rivalnya, capres Partai Republik Mitt Romney dalam debat kepresidenan AS. Menurut para analis, dalam debat kepresidenan ini, Romney tampak lebih meyakinkan dan agresif dibanding Obama.

"Mitt Romney sangat bagus... Malam ini Mitt Romney sedikit lebih agresif daripada presiden," kata Donna Brazile, seorang ahli strategi Demokrat dan konsultan ABC News, seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (4/10/2012).

Hal senada disampaikan penulis kolom konservatif untuk Washington Post, George Will yang memuji penampilan Romney dalam debat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Debat ini difokuskan ke isu-isu domestik, khususnya perekonomian, pajak, defisit, lapangan kerja dan layanan kesehatan. Debat yang digelar di Universitas Denver di Denver, Colorado pada Rabu, 3 Oktober malam waktu setempat ini, merupakan debat pertama dari tiga acara debat kepresidenan yang akan digelar sebelum pemilihan presiden AS pada 6 November mendatang.

Acara debat tersebut dimoderasi oleh pembaca berita PBS, Jim Lehrer. Debat diawali dengan kedua kandidat presiden tersebut berjabatan tangan.

Obama pun sempat mengatakan bahwa hari ini bertepatan dengan peringatan 20 tahun perkawinannya. Mendengar itu, Romney pun melempar lelucon. "Saya yakin ini tempat paling romantis yang bisa Anda bayangkan, di sini bersama saya," candanya.

Dalam debat itu, Romney mencetuskan, jika Obama terpilih lagi menjadi presiden, maka AS akan masuk dalam era di mana pendapatan rumah tangga menurun dan terjadinya pengangguran kronis.

"Jika presiden terpilih lagi, Anda akan lihat kelas menengah tertekan," cetus Romney. "Anda akan melihat pengangguran kronis -- 43 bulan berturut-turut dengan angka pengangguran di atas delapan persen," imbuhnya.

Mendengar itu, Obama menyatakan dirinya akan terus berjuang untuk masyarakat kelas menengah dan seluruh rakyat AS yang tengah berjuang.

"Anda tahu, empat tahun lalu, saya mengatakan bahwa saya bukan orang yang sempurna, dan saya tak akan menjadi presiden yang sempurna, dan itu mungkin janji yang menurut Gubernur Romney telah saya penuhi," kata Obama.

"Saya juga berjanji akan berjuan setiap hari atas nama rakyat Amerika, kelas menengah dan mereka semua yang berjuang. Saya telah memenuhi janji itu, dan jika Anda memilih saya, maka saya berjanji akan berjuang sama kerasnya dalam periode kedua," tandas Obama.



(ita/nrl)


Berita Terkait