Pertama Kali, Obama & Romney Berhadapan Dalam Debat Capres AS

Pertama Kali, Obama & Romney Berhadapan Dalam Debat Capres AS

- detikNews
Kamis, 04 Okt 2012 06:03 WIB
Pertama Kali, Obama & Romney Berhadapan Dalam Debat Capres AS
Mitt Romney & Barack Obama (Getty Images)
Denver, - Setelah 6 bulan penuh berkampanye, kini tiba saatnya bagi kedua calon presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama dan Mitt Romney, untuk berhadapan dalam panggung debat. Debat capres AS pertama yang akan digelar di University of Denver, Colorado ini difokuskan pada isu-isu domestik.

Debat capres pertama ini akan digelar pada Rabu (3/10) malam, sekitar pukul 21.00 waktu setempat, dan dimoderatori oleh Jim Lehrer, seorang jurnalis senior dari PBS Newshour. Debat yang berlangsung selama 90 menit ini akan disiarkan langsung dan disaksikan oleh 60 juta penonton.

Total akan ada tiga kali debat capres yang harus diikuti oleh Obama dan Romney, dalam waktu 4 minggu ke depan. Debat ini merupakan pertemuan pertama antara Obama dan Romney dalam satu panggung. Selama ini, keduanya hanya saling lempar pendapat dan argumen melalui media.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Difokuskan pada isu-isu domestik, akan ada 3 segmen yang dibahas dalam debat ini, yakni persoalan ekonomi, kemudian persoalan layanan kesehatan, dan terakhir ialah peran pemerintah dalam kehidupan rakyat AS. Isu terakhir tersebut memberikan kesempatan kepada para kandidat untuk memaparkan misi dan visi mereka dalam menangani pengeluaran dan hutang negara yang semakin berkembang.

Demikian seperti dilansir Reuters dan ABC News, Kamis (4/10/2012).

Meski masih ada dua debat lainnya yang akan digelar, namun debat capres perdana ini dinilai akan menjadi pertaruhan penting bagi kedua kandidat. Jika tampil memukau, mereka akan mampu menarik suara para pemilih yang belum menentukan dukungan. Namun jika sebaliknya, maka akan berpengaruh besar pada dukungan yang mereka dapat sejak awal.

Tertinggal oleh Obama dalam jajak pendapat, Romney diharap mampu tampil lebih baik dari rivalnya dalam debat di University of Denver ini. Terlebih, Romney sempat terjerat insiden video rahasia, dimana dia menyebut 47 persen pemilih Obama merupakan rakyat yang enggan bekerja dan tergantung pada pemerintah sepenuhnya.

"Saya pikir, Romney harus mampu menang secara meyakinkan. Dia mengalami minggu-minggu yang buruk dan perlu mengubah gaya kampanyenya," tutur Direktur Paul Simon Public Policy Institute dari Southern Illinois University, David Yepsen.

Selain debat capres, pasangan mereka, yakni kedua calon wakil presiden (cawapres) AS, Joe Biden dan Paul Ryan juga akan mengikuti debat pada 11 Oktober mendatang.

(nvc/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads