Otoritas Irak Buru Puluhan Napi Al-Qaeda yang Kabur dari Penjara

Otoritas Irak Buru Puluhan Napi Al-Qaeda yang Kabur dari Penjara

- detikNews
Jumat, 28 Sep 2012 19:07 WIB
Otoritas Irak Buru Puluhan Napi Al-Qaeda yang Kabur dari Penjara
Ilustrasi (Reuters)
Baghdad, - Otoritas Irak tengah memburu puluhan narapidana yang terkait jaringan militan Al-Qaeda yang berhasil kabur dari sebuah penjara di kota Tikrit. Para narapidana tersebut kabur saat terjadi baku tembak antara petugas dengan para militan yang menyerang penjara tersebut.

Insiden berdarah tersebut menewaskan 13 polisi. Sedangkan sebanyak 83 narapidana dari penjara tersebut berhasil melarikan diri. Aparat setempat baru berhasil menangkap kembali sebagian narapidana, dan sebagian lagi masih kabur.

"Petugas keamanan baru berhasil menangkap 33 narapidana yang kabur dan masih ada sekitar 75 narapidana lainnya yang masih dalam pengejaran," ujar Kepala Komite Keamanan Provinsi Slaheddin, Mohammed Hassan Attiya, kepada AFP, Jumat (28/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Narapidana-narapidana tersebut merupakan warga negara Irak dan juga anggota kelompok militan Al-Qaeda," imbuhnya, sembari menyebutkan bahwa sebagian besar narapidana tersebut divonis mati.

Attiya menyatakan, insiden ini total merupakan kesalahan aparat dan polisi yang tidak waspada. Namun dia memastikan bahwa upaya pengejaran terhadap narapidana yang masih kabur, terus dilakukan.

"Operasi pengejaran para narapidana masih terus dilakukan," tegasnya.

Wakil Gubernur Provinsi Salaheddin, Ahmed Abdul Jabbar mengatakan, penjara Tikrit tersebut sebelumnya sempat dikuasai singkat oleh para militan pada Kamis, 27 September malam. Namun akhirnya berhasil dikuasai kembali oleh aparat Irak.

Jumlah korban jiwa masih simpang-siur. Menurut staf rumah sakit di Tikrit, sebanyak 13 polisi tewas dan 34 lainnya luka-luka dalam kejadian itu. Namun menurut seorang pejabat di kepolisian Salaheddin, 15 polisi tewas dan 7 tahanan tewas. Dia pun menyebutkan jumlah tahanan yang kabur mencapai 100 orang.

Sebelumnya kawanan bersenjata mencoba menggunakan bom-bom untuk menembus pintu gerbang penjara di Taji, sebelah utara Baghdad pada 1 Agustus lalu. Kelompok terkait Al-Qaeda, Islamic State of Iraq sebelumnya menyatakan pada Juni lalu, pihaknya kini tengah melancarkan "kampanye militer baru guna merebut kembali wilayah tersebut."

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads