Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Manila seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (28/9/2012), merilis statemen yang menyerukan warga negara AS untuk ekstra hati-hati. Warga AS juga diminta untuk membatalkan acara-acara atau event pertemuan Amerika yang digelar di Manila.
"Kedubes AS menyampaikan pada warga negara Amerika di Filipina bahwa ancaman terhadap warga negara Amerika di metropolitan Manila, khususnya di kawasan Kota Pasay, telah terdeteksi oleh pasukan keamanan terpercaya," demikian statemen Kedubes AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan pula bahwa Dubes AS untuk Filipina Harry Thomas telah memerintahkan untuk meningkatkan pengamanan di semua fasilitas pemerintah AS di Manila.
Juru bicara Kedubes AS Tina Malone mengatakan dirinya tak bisa memberikan keterangan lebih detail. "Penting bagi kami untuk memberitahu warga negara Amerika namun kami tak bisa memberikan informasi spesifik saat ini," ujar Malone kepada AFP.
Tidak jelas apakah ancaman keamanan ini terkait dengan film "Innocence of Muslims" yang telah menuai kemarahan umat muslim dunia. Berbagai aksi demo dan kekerasan terjadi di sejumlah negara akibat film amatir tersebut.
Aksi demo menentang film yang dibuat di AS itu juga terjadi di Manila. Para demonstran telah menggelar aksi demo di luar gedung Kedubes AS untuk memprotes film tersebut.
(ita/nrl)











































