Wakil Dubes Iran untuk PBB Eshagh al-Habib menegaskan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (28/9/2012), Iran tidak sedang mengupayakan pengembangan senjata atom.
Dikatakan diplomat Iran itu, negaranya "cukup kuat untuk membela diri sendiri dan punya hak penuh untuk membalas dengan kekuatan penuh atas setiap serangan."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komunitas internasional harus memenuhi tanggung jawabnya dan memberikan tekanan pada rezim ini guna menghentikan semua perilaku yang tidak bertanggung jawab di wilayah Timur Tengah," cetus Habib.
Ditegaskannya, program nuklir Iran semata-mata untuk tujuan damai dan sangat sesuai dengan kewajiban-kewajiban internasional Iran.
Sebelumnya, dalam pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB, PM Netanyahu menyerukan adanya "garis merah yang jelas soal program senjata nuklir Iran".
Garis merah ini, menurut Netanyahu, mampu menghambat Iran untuk mengembangkan program nuklirnya secara menyeluruh. Dengan adanya garis merah ini, lanjutnya, ancaman yang ditimbulkan Iran terhadap komunitas internasional akan musnah. Presiden AS Barack Obama telah menolak desakan Israel untuk membuat garis merah tersebut.
(ita/nrl)











































