Untuk menjawab panggilan telepon ini, Ban terpaksa meninggalkan pertemuan antar kepala negara dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS) pada Rabu (26/9). Duo komedian ini dikenal dengan sebutan 'The Masked Avengers' yang kerap mengerjai para selebriti dan politis ternama dunia. Mereka memiliki kemampuan impersonator, yakni menirukan gaya bicara orang lain.
Dengan berpura-pura sebagai PM Harper, mereka meminta maaf kepada Ban karena tidak bisa menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York karena terlalu sibuk menyisir rambutnya dengan lem super. Selama ini PM Harper dikenal dengan gaya rambutnya yang menyerupai helm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Ban tidak marah, namun hal ini dinilai cukup mengganggu karena dilakukan pada waktu yang tidak tepat. Sebab, Ban sendiri memiliki lebih dari 120 jadwal pertemuan dengan sejumlah kepala negara dalam rangkaian Sidang Majelis Umum PBB.
"Sekjen segera menyadari bahwa panggilan telepon tersebut merupakan lelucon dan dia mengikutinya seperti yang diharapkan, tentu sebagai lelucon," ujar juru bicara Ban Ki-Moon seperti dilansir Reuters, Jumat (28/9/2012).
"Tahun ini merupakan masa yang sangat sibuk dan Sekjen memiliki banyak hal yang harus dilakukan, jadi saya rasa itu bukannya saat yang tepat, tapi hal ini telah terjadi, " imbuhnya.
Duo komedian yang terdiri atas Sebastian Trudel dan Marc-Antoine Audette ini memiliki acara reguler di radio CJOI-FM yang berbasis di Montreal, Kanada. Mereka beberapa kali pernah mengerjai politisi dunia.
Saat mengerjai Sarah Palin, mantan calon presiden AS dari Partai Republik, beberapa hari sebelum pemilu AS tahun 2008, mereka berpura-pura menjadi Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan mengundangnya untuk hadir dalam acara berburu bayi anjing laut. Korban mereka lainnya seperti pengusaha AS ternama Donald Trump, pendiri Microsoft Bill Gates dan bintang rock Bono dan Mick Jagger.
(nvc/ita)











































