Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan, pria bernama Khalid Abdulkarim al-Labad tersebut diburu hingga ke sebuah rumah di Al-Awamiya, Distrik Qatif di provinsi tersebut.
"Ketika pasukan keamanan mencoba menangkap pria yang diincar itu, dia dan pria-pria bersenjata yang bersamanya melepas tembakan ke pasukan keamanan, yang menangani situasi," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (27/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para aktivis Saudi membenarkan kematian Labad, yang masuk dalam daftar 23 tersangka yang diburu terkait kerusuhan di Qatif.
"Labad tewas ditembak setelah pasukan keamanan menyerbu rumahya," ujar seorang aktivis yang enggan disebutkan namanya.
Sejak awal 2011 lalu, kota-kota yang didominasi warga Syiah di Provinsi Timur telah mengalami aksi-aksi demo sporadis. Unjuk rasa tersebut kerap diwarnai bentrokan antara polisi dan para warga Syiah yang menjadi kaum minoritas di kerajaan Saudi yang dinominasi warga Sunni tersebut.
Menurut kelompok-kelompok HAM, lebih dari 600 orang telah ditangkap sejak 2011 lalu, sebagian besar warga Qatif. Mayoritas mereka yang ditahan itu kemudian dibebaskan.
(ita/nrl)











































