Namun Madonna menegaskan, komentarnya itu hanya lelucon belaka. Dia mengaku sengaja ingin berlaku "ironis di panggung" saat konser yang digelar Senin, 24 September waktu setempat itu.
"Saya sedang ironis di panggung. Ya, saya tahu Obama bukan muslim. Meski saya tahu bahwa banyak orang di negeri ini yang menganggap dia muslim. Dan bagaimana jika seandainya dia benar muslim?" ujar Madonna dalam statemen yang disampaikan lewat juru bicaranya seperti dilansir Reuters, Rabu (26/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden salah ucap Madonna itu terungkap dalam sebuah video yang diposting ke YouTube pada Selasa, 25 September waktu setempat. Dalam klip yang diambil saat konser pada Senin (24/9) malam itu, Madonna sempat menyebut nama-nama besar Amerika seperti Abraham Lincoln dan Martin Luther King sebelum menyinggung Obama.
"Dan sekarang, sangat hebat dan mengagumkan karena kita memiliki seorang Amerika-Afrika di Gedung Putih," kata Madonna dalam konser yang digelar di Washington, DC seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/9/2012).
"Jadi kalian semua sebaiknya memilih... Obama, oke?" ujar Madonna sembari menambahkan: "Dalam keadaan baik atau buruk, kita memiliki seorang muslim kulit hitam di Gedung Putih. Itu sesuatu yang menakjubkan. Itu artinya ada harapan di negeri ini," cetus Madonna di depan para fansnya.
Sebelum salah bicara tentang Obama, Madonna sempat mengakui bahwa dirinya merasa "sedikit pusing". Dia berulang kali menyeruput minuman botol.
Menurut hasil polling belum lama ini, lebih dari satu di antara 3 pemilih konservatif Partai Republik masih menganggap Obama sebagai muslim. Secara keseluruhan, 17 persen dari 3 ribu pemilih yang ditanyai pada Juni dan Juli lalu menganggap Obama seorang muslim. Padahal Obama telah berulang kali menegaskan keyakinannya sebagai seorang Kristen.
(ita/nrl)










































