Hal ini disampaikan Ahmadinejad dalam wawancara dengan media CNN, ketika dia berkunjung ke New York, AS dalam rangka menghadiri Sidang Majelis Umum PBB. Menurut Ahmadinejad, homoseksualitas merupakan 'perilaku yang sangat-sangat buruk' yang seharusnya dilarang oleh 'semua nabi, seluruh agama dan keyakinan'.
Meskipun memberikan kritikan pedas soal gay, Ahmadinejad menyatakan dirinya bukan penentang kebebasan manusia untuk berpendapat dan bersuara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jenis dukungan terhadap homoseksualitas yang seperti ini hanya berakar pada pemikiran kapitalis garis keras dan mereka yang hanya peduli pada pertumbuhan modal, bukannya nilai-nilai kemanusiaan," tutur Ahmadinejad melalui seorang penerjemah, seperti dilansir AFP, Selasa (25/9/2012).
Namun Ahmadinejad enggan menjawab pertanyaan soal 'apa yang akan dia lakukan jika salah satu anaknya ternyata seorang homoseksual'. Ahmadinejad hanya menyatakan, bahwa dunia memiliki sejumlah persoalan buruk lainnya, mulai dari kemiskinan, penindasan, kediktatoran, dan dia mendukung penanganan persoalan-persoalan tersebut demi menjaga martabat manusia.
Saat ditanya apakah tidak seharusnya upaya mendukung kebebasan juga menyangkut persoalan homoseksualitas, Ahmadinejad menjawab: "Homoseksualitas menghentikan prokreasi. Siapa yang mengatakan jika Anda melakukan hal yang buruk dan orang lain tidak menerima perilaku Anda, maka berarti mereka menentang kebebasan Anda. Siapa yang mengatakan seperti itu?"
(nvc/ita)











































