Dikatakan Ahmadinejad, isu nuklir pada akhirnya adalah antara AS dan Iran, serta harus diselesikan lewat dialog.
"Isu nuklir bukan sebuah masalah," kata Ahmadinejad di depan para ekspatriat Iran di New York seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (25/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak mengharapkan masalah 33 tahun antara AS dan Iran akan diselesaikan dengan cepat," cetus Ahmadinejad. "Namun tak ada cara lain selain dialog," tandasnya.
Ahmadinejad dijadwalkan berpidato di depan Majelis Umum PBB pada Rabu, 26 September waktu setempat. Dalam pidato-pidato Ahmadinejad di markas besar PBB tahun-tahun sebelumnya, selalu diwarnai aksi walk out para pejabat diplomatik AS dan negara-negara Barat lainnya. Hal itu sebagai protes atas pernyataan-pernyataan Ahmadinejad yang menuai kontroversi.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon di New York pada Minggu, 23 September waktu setempat, Ahmadinejad telah diingatkan untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan retorika yang bersifat menghasut.
Pada tahun 2005, Ahmadinejad pernah menyebut Israel "tumor" dan mengulangi kata-kata pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini yang menyebutkan bahwa Israel harus "dihapus dari peta".
(ita/nrl)











































