Allan Tee Kok Weng yang merupakan pemilik toko suku cadang mobil ini, pulang ke rumah usai pesta pernikahannya di Taman Daya pada Minggu (23/9) waktu setempat. Tee pulang ke rumah bersama sang istri, Shiau Ting, untuk berganti pakaian sebelum bertemu dengan teman-temannya.
Pasangan pengantin baru ini bertemu dengan 10 orang teman lainnya termasuk kerabat dan karyawan Tee. Mereka makan-makan dan minum-minum di sebuah kelab malam di Taman Mount Austin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka hendak keluar kelab ketika sebuah mobil berisi 8 orang bertopeng mendekat," tutur saksi tersebut seperti dilansir The Star, Selasa (25/9/2012).
Kemudian salah seorang pria bertopeng keluar dari mobil dan membacok Tee dengan parang. "Kejadiannya sangat cepat," imbuhnya.
Usai insiden tersebut, Tee pun dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh kerabat dan rekannya. Namun sayang, nyawa Tee tidak bisa diselamatkan. Dokter menyatakan, Tee menderita luka parah di bagian kepala, leher, dan sejumlah bagian tubuhnya. Menurut dokter, Tee telah meninggal di lokasi kejadian.
Kejadian ini tentu sangat menyedihkan bagi sang istri Shiau Ting. Di rumah duka, tampak sejumlah anggota keluarga berusaha menenangkan Shiau Ting yang belum bisa menerima kepergian mendadak suaminya ini. Shiau Ting dan keluarganya enggan memberikan komentar kepada wartawan setempat. Mereka berlalu masuk ke dalam mobil tanpa sepatah katapun.
(nvc/ita)











































