Sebelumnya, pihak berwenang mengumumkan telah melakukan penangkapan terhadap empat orang yang dituduh melakukan penyerangan ke kantor Kedubes Amerika, Selasa (11/9/2012) lalu. Selain itu, 50 orang diamankan terkait insiden itu.
"Jumlah total penangkapan sekarang adalah delapan," kata Mustafa Abushagur, salah seorang pejabat dari Kantor Perdana Menteri, seperti dilansir Reuters, Jumat (21/9/2012). Namun, Mustafa tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait penangkapan yang dilakukan pihaknya itu.
Dubes Stevens dan tiga staf diplomatiknya tewas dalam serangan para demonstran ke kantor Konsulat AS di Benghazi. Hasil pemeriksaan menunjukkan Stevens tewas akibat menghirup terlalu banyak asap setelah terjebak di dalam gedung konsulat yang terbakar. Dugaan sementara, di antara para demonstran terdapat kelompok militan yang menembakkan roket ke gedung konsulat tersebut.
Buntut dari penyerangan yang menewaskan Dubes, Amerika melalui Pentagon telah mengirimkan pasukan Marinir ke Yaman untuk meningkatkan pengamanan di Kedubes AS di negara tersebut tiga hari pasca serangan.
Pengumuman ini disampaikan setelah para demonstran menyerbu Kedubes AS di Sanaa sebagai respons atas film "Innocence of Muslims" yang telah menghina Islam dan Nabi Muhammad . Aksi-aksi demo serupa telah dilakukan di banyak negara seperti Mesir, Tunisia, Maroko, Iran, Australia, dan lain-lain.
(ahy/ahy)











































