Massa juga membakar sebuah mobil polisi. Terkait aksi demo ini, semua toko dan tempat-tempat usaha di wilayah tersebut ditutup.
Seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (18/9/2012), bentrokan massa demonstran dan polisi terjadi di Srinagar tengah, kota terbesar di Kashmir India. Saat itu, sekitar 300 demonstran mencoba berjalan kaki menuju gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setempat namun dihalang-halangi oleh polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi protes lainnya di kota tersebut, kerumunan pemuda meneriakkan slogan-slogan anti-AS. Mereka juga membakar bendera Amerika dan Israel serta patung-patung Presiden AS Barack Obama.
Pada Jumat, 14 September lalu, aksi demo serupa juga terjadi di wilayah Kashmir. Sementara dalam unjuk rasa di Kota Chennai, India selatan, polisi menahan 86 demonstran yang menyerang gedung konsulat AS.
Film amatir "Innocence of Muslims" yang dibuat di AS, telah memicu kemarahan umat muslim dunia. Film yang menghina Islam dan Nabi Muhammad tersebut telah menimbulkan berbagai aksi demo di negara-negara seperti Mesir, Yaman, Inggris, Australia, Tunisia, Iran dan lainnya. Bahkan di Libya, aksi demo tersebut berujung serangan ke konsulat AS di Benghazi yang menewaskan Dubes AS Chris Stevens dan tiga pejabat AS lainnya.
(ita/)











































