Pemerintah Iran meminta Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon untuk mengambil tindakan atas film anti-Islam yang telah memancing kemarahan muslim di seluruh dunia.
Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi dalam surat yang ditujukan ke Ban seperti diberitakan Press TV, Selasa (18/9/2012).
"Kita semua harus merasa berkewajiban untuk mengungkapkan kebencian kita terhadap tindakan-tindakan yang mencemarkan semua agama, dan mengecam tindakan-tindakan itu sebagai kejahatan karena kebencian," tulis Salehi dalam suratnya untuk Ban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tindakan yang melanggar kesucian ini harus mengingatkan kita semua dan menyatukan kita untuk menentang kejahatan-kejahatan karena kebencian tersebut," tandasnya.
Film amatir yang dibuat di Amerika Serikat itu telah memicu berbagai aksi protes anti-AS di negara-negara seperti Mesir, Yaman, Inggris, Australia, Tunisia, Maroko dan lainnya. Bahkan di Libya, Dubes AS Chris Stevens tewas dalam serangan ke konsulat AS di Benghazi. Tiga pejabat AS lainnya juga tewas dalam insiden yang dipicu oleh kemarahan warga Libya atas film "Innocence of Muslims" tersebut. (/)










































