Dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (18/9/2012), konferensi tersebut diadakan di gedung Museum Seni Islam Malaysia, Jalan Perdana Kuala Lumpur, Malaysia. Hajatan itu dihadiri oleh 300 orang peserta dari berbagai lembaga dari berbagai dunia dan merekomendasikan berbagai langkah untuk membantu pengungsi Rohingya.
Indonesia diwakili oleh Yunahar Ilyas dari PP Muhammadiyah dan Anwar Abbas Ketus MUI Pusat yang ikut berbicara pada sesi pertama dan kedua. Presiden Direktur Dompet Dhuafa Indonesia, Ismail A Said yang ikut menghadiri hajatan itu menyarankan agar Mahathir Mohamad dapat memimpin gerakan membantu Rohingya dan berkolaborasi dengan tokoh Indonesia yaitu Jusuf Kalla bersama sejumlah lembaga kemanusiaan Indonesia lainnya untuk menyelesaikan krisis Rohingya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada konferensi ini juga dipamerkan foto dan film karya Saiful Huq Omi tentang penderitaan Minoritas Rohingya yang mendapat sambutan dari peserta konferensi. Konferensi ini ditutup dengan pembacaan resolusi yang dibacakan oleh Tan Sri Ahmad Fuzi Abdul Razak atas nama seluruh peserta konferensi.
(fiq/nwk)











































