Guru-guru di Chicago Kembali Mogok Mengajar

Guru-guru di Chicago Kembali Mogok Mengajar

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 17 Sep 2012 14:15 WIB
Guru-guru di Chicago Kembali Mogok Mengajar
Press TV
Chicago, - Guru-guru di Chicago, Amerika Serikat kembali melanjutkan aksi mogok mengajar dalam rangka menuntut kenaikan gaji. Aksi ini dilanjutkan karena mereka masih membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan rincian kesepakatan kontrak dengan otoritas setempat.

Presiden Serikat Guru Chicago (CTU) Karen Lewis menuturkan, setelah perdebatan panjang pihaknya memutuskan untuk memperpanjang aksi mogok mengajar. Penyebabnya, sebagian besar anggota serikat menginginkan waktu tambahan untuk mendiskusikan poin-poin kesepakatan dengan otoritas pendidikan setempat.

"Anggota serikat kami tidak senang. Mereka ingin tahu apakah ada hal-hal lain yang bisa mereka dapatkan," ujar Lewis seperti dilansir Press TV, Senin (17/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan dilanjutkannya aksi mogok mengajar ini, maka sekitar lebih dari 350 ribu siswa, mulai dari TK hingga SMA di wilayah Chicago tidak bisa belajar di sekolah pada minggu ini. Perlu diketahui bahwa distrik sekolah di Chicago merupakan yang terbesar ketiga di AS.

Aksi mogok ini sebenarnya sudah dimulai sejak pekan lalu. Saat itu sekitar 29 ribu guru sekolah-sekolah publik di Chicago, AS, memutuskan tidak mengajar akibat pembahasan kontrak baru antara pihak Chicago Public Schools (CPS) dengan CTU yang mengalami jalan buntu. Pihak CTU menginginkan Walikota Chicago Rahm Emanuel untuk mencabut reformasi sektor pendidikannya yang terkesan mengesampingkan keselamatan kerja.

Awalnya, para guru menuntut kenaikan gaji 30 persen. Namun kemudian dalam negosiasi, serikat kerja menyatakan akan menerima kenaikan yang lebih kecil jika evaluasi kerja sedikit diperingan.

Pada Jumat (14/9) lalu, kedua belah pihak menyatakan telah sepakat untuk menyusun kontrak yang baru. Meskipun pihak serikat mengatakan, belum ada keputusan pasti soal permohonan kenaikan gaji para guru.

(nvc/ita)


Berita Terkait