"Sejumlah pejuang mujahiddin telah melakukan serangan bunuh diri ke Kamp Bastion, Helmand sebagai pembalasan atas film penghinaan oleh Amerika," kata juru bicara Taliban Qari Yousuf Ahmadi kepada kantor berita AFP, Sabtu (15/9/2012).
Dalam insiden yang terjadi Jumat, 14 September sekitar pukul 22.15 waktu setempat, para penyerang melancarkan serangan dengan menggunakan roket, mortir dan senjata api.
Dikatakan Jenderal Sayed Malook, kepala militer Afghanistan di wilayah selatan, seorang pengebom bunuh diri berjalan kaki dan meledakkan bom yang dibawanya. Aksinya itu menyebabkan tembok kamp jebol yang langsung diikuti dengan serangan 16 pria bersenjata.
"Begitu mereka masuk ke pangkalan, pertempuran terjadi," ujar Malook. Dikatakannya, sesuai laporan awal, 15 sampai 20 penyerang tewas dalam insiden itu.
Selain menewaskan dua Marinir AS, serangan Taliban itu juga menyebabkan sejumlah personel NATO luka-luka. Sementara Pangeran Harry yang ditempatkan di kamp tersebut sebagai pilot helikopter militer Apache, tidak dalam kondisi bahaya.
Sebelumnya Taliban telah bersumpah akan membunuh Pangeran Harry saat berada di Afghanistan. Adik Pangeran William tersebut dijadwalkan berada di pangkalan militer tersebut selama empat bulan.
(ita/ita)











































