Marak Aksi Protes, Uni Eropa Desak Pemimpin Muslim Serukan Perdamaian

Marak Aksi Protes, Uni Eropa Desak Pemimpin Muslim Serukan Perdamaian

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 15 Sep 2012 16:15 WIB
Marak Aksi Protes, Uni Eropa Desak Pemimpin Muslim Serukan Perdamaian
demo di luar Kedubes AS di London (Press TV)
Paris, - Uni Eropa mendesak para pemimpin di negara-negara muslim untuk segera menyerukan perdamaian dan pengendalian diri di tengah berbagai aksi protes menentang film "Innocence of Muslims".

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton mengeluarkan imbauan tersebut setelah para demonstran yang marah menyerbu kedutaan-kedutaan AS, Inggris dan Jerman di Sudan pada Jumat, 14 September waktu setempat.

Dalam insiden tersebut, dua demonstran tewas. Saat itu ribuan demonstran Sudan menyerbu kedutaan-kedutaan Inggris, Jerman dan AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aparat polisi terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan sekitar 5 ribu demonstran yang menyerbu kedutaan-kedutaan tersebut. Dalam aksi ini, kebakaran bahkan sempat terjadi di kedutaan Jerman.

"Saya mengecam sekeras-kerasnya serangan-serangan terhadap misi-misi diplomatik di beberapa negara," kata Ashton dalan statemennya. "Saya mengecam mereka yang menggunakan agama untuk membakar ekstremisme," tegasnya.

"Saya meminta otoritas nasional di semua negara bersangkutan untuk segera memastikan keamanan misi-misi diplomatik dan melindungi staf diplomatik," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso juga mengecam serangan tersebut sebagai "tak bisa diterima dan bertentangan dengan aturan dunia yang beradab".

(ita/ita)


Berita Terkait