Sebanyak 53 polisi juga terluka dalam insiden yang terjadi Jumat, 14 September waktu setempat itu. Unjuk rasa tersebut masih berkaitan dengan kemarahan warga atas film anti-Islam "Innocence of Muslims" yang dibuat di AS.
Kantor berita resmi Mesir, Mena seperti dilansir AFP, Sabtu (15/9/2012 memberitakan, korban tewas diidentifikasi sebagai Ismail Rashad Ahmed. Pria berumur 35 tahun itu dibawa ke rumah sakit lokal oleh seorang temannya, yang mengatakan bahwa dia terkena tembakan saat mereka ikut berdemo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi protes massal terhadap Kedubes AS bermula pada Selasa, 11 September lalu ketika ribuan orang menyerbu Kedubes AS. Sejumlah demonstran bahkan menurunkan dan membakar bendera AS dan menggantinya dengan bendera hitam bertuliskan huruf Arab.
Selain di Mesir, aksi-aksi serupa juga terjadi di negara-negara muslim lainnya seperti Libya, Maroko, Tunisia, Yaman, Iran, Bahrain. Bahkan di Libya, aksi demo tersebut menewaskan Dubes AS Christopher Stevens dan tiga pejabat AS lainnya. Mereka tewas usai serangan roket dan tembakan yang dilancarkan kelompok bersenjata ke gedung konsulat AS di Benghazi pada Selasa, 11 September lalu.
(ita/vta)











































