"Empat pria ditahan dan kami menginterograsi mereka karena diduga membantu memicu peristiwa di Konsulat AS," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Wanis Sharif seperti dilansir Reuters, Jumat (14/9/2012).
Dubes AS Christopher Stevens dan tiga orang stafnya tewas dalam serangan kelompok bersenjata ke Konsulat AS di kota bagian timur, Benghazi, Selasa malam lalu. Kelompok penyerang merupakan bagian dari massa yang melakukan protes film 'Innocence of Muslim' yang dinilai menghina Nabi Muhammad.
Menyusul insiden tersebut, Amerika Serikat mengerahkan kapal perangnya mendekat Libya. Presiden AS Barack Obama berjanji akan mengadili mereka yang bertanggungjawab atas serangan di Benghazi itu. Para pejabat di Amerika menuding serangan tersebut telah direncanakan sebelumnya.
Di kesempatan berbedam Presiden Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengatakan bila Amerika tidak ada kaitannya dengan video tersebut.
(ahy/ahy)











































