"Semua langkah sedang dilakukan. Komite pengadilan independen telah dibentuk untuk melakukan penyelidikan," kata Abdelmonem al-Horr, juru bicara Komisi Keamanan Kementerian Dalam Negeri Libya kepada AFP, Kamis (13/9/2012).
Ketika ditanya apakah akan dilakukan penangkapan para tersangka, Horr menjawab "pastinya," namun dia tidak menjelaskan lebih jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada para ekstremis, warga negara biasa, wanita-wanita, anak-anak dan penjahat," cetus Horr. "Ada juga tembakan yang berasal dari peternakan di dekatnya. Kami butuh waktu untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab," imbuhnya.
Sebelumnya, pemerintah Libya telah menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah AS atas serangan mematikan di konsulat AS tersebut. Serangan itu terjadi saat para demonstran menyerbu konsulat AS untuk memprotes film kontroversial "Innocence of Muslims" yang menghina Islam dan Nabi Muhammad.
(ita/vta)











































