Film kontroversial "Innocence of Muslims" dibuat di Amerika Serikat. Karena itulah, Presiden AS Barack Obama harus meminta maaf pada seluruh umat Muslim di dunia.
"Presiden AS Barack Obama harus minta maaf pada seluruh Muslim dunia dan mencegah distribusi film ofensif ini dengan mengeluarkan perintah segera," tegas anggota senior parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi seperti diberitakan Press TV, Kamis (13/9/2012).
Mengenai aksi-aksi protes atas film tersebut di sejumlah negara, Boroujerdi mengatakan reaksi warga di negara-negara Muslim menunjukkan bahwa kebijakan Barat untuk melemahkan keyakinan agama di negara-negara Muslim telah gagal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir AFP, Kamis (13/9/2012), film "Innocence of Muslims" mengisahkan tentang kehidupan Nabi Muhammad yang parahnya, dibumbui dengan tema pedofil dan homoseksualitas. Sejumlah adegan dalam film yang aslinya berdurasi 2 jam ini telah diunggah ke internet dan bisa juga dilihat di sejumlah saluran satelit privat.
Secara keseluruhan, film ber-budget rendah ini menggambarkan kehidupan umat Muslim sebagai manusia tak bermoral dan sarat dengan kekerasan. (/)











































