Kelompok Ikhwanul Muslimin Mesir menyerukan aksi demo nasional untuk memprotes film amatir "Innocence of Muslims" yang telah menghina Nabi Muhammad.
Kelompok berkuasa Mesir tersebut menyerukan "aksi demo damai pada Jumat, 14 September besok di semua masjid-masjid utama di seluruh provinsi Mesir guna mengecam penghinaan agama dan Nabi," ujar Sekjen Ikhwanul Muslimin Mahmud Hussein dalam statemen seperti dilansir AFP, Kamis (13/9/2012).
Hussein juga menyerukan semua kekuatan bangsa untuk bergabung dalam aksi protes tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seruan demo nasional ini disampaikan terkait film amatir "Innocence of Muslims" yang dibuat di AS. Film kontroversial itu telah memicu serangan mematikan di Libya yang menyebabkan Dubes AS Chris Stevens tewas beserta tiga stafnya.
Sayap politik Ikhwanul Muslimin, Partai Keadilan dan Kebebasan (FJP) mengecam film itu yang disebutnya sebagai "kejahatan rasis dan upaya gagal untuk memicu kekerasan sektarian antara dua elemen negara: Islam dan Kristen."
"FJP menegaskan bahwa kedua elemen rakyat Mesir -- Kristen dan muslim -- telah dan akan selalu bersatu dalam menghadapi upaya-upaya tercela seperti ini yang berupa menimbulkan konflik di tanah air ini," demikian disampaikan FJP. (ita/)










































