Selama 90 Menit Dokter Libya Coba Selamatkan Nyawa Dubes AS

Selama 90 Menit Dokter Libya Coba Selamatkan Nyawa Dubes AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 13 Sep 2012 14:38 WIB
Selama 90 Menit Dokter Libya Coba Selamatkan Nyawa Dubes AS
Foto: Getty Images/AFP
Tripoli, -

Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Libya Christopher Stevens tewas akibat sesak nafas parah. Seorang dokter Libya sempat mencoba selama 90 menit untuk menyelamatkan jiwanya.

Dokter tersebut, Ziad Abu Zeid menyatakan bahwa Stevens tewas akibat sesak nafas parah, yang kemungkinan diakibatkan menghirup asap terlalu banyak.

Seperti diberitakan media AS, huffingtonpost, Kamis (13/9/2012), Zeid mengatakan Stevens dibawa ke Benghazi Medical Center usai serangan ke konsulat AS di Benghazi, Libya timur pada Selasa, 11 September malam waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Zeid, Stevens diangkut ke rumah sakit oleh sejumlah warga Libya tanpa seorang pun warga Amerika yang ikut mengantarkannya. Awalnya, paramedis di rumah sakit tersebut tak mengetahui bahwa Stevens seorang dubes.

Zeid menuturkan, Stevens mengalami "severe asphyxiation" alias sesak nafas parah yang menyebabkan pendarahan di perutnya. Tak ada luka-luka lain yang ditemukan di tubuh diplomat berumur 52 tahun itu.

Selain menewaskan Stevens yang telah menjadi diplomat selama 20 tahun lebih, serangan di konsulat AS di Benghazi tersebut juga menewaskan tiga staf diplomatik AS. Berbeda dengan Stevens, ketiga staf tersebut tewas dengan luka-luka tembakan di tubuh mereka.

(ita/)


Berita Terkait