"Kami ingin menyampaikan pesan kepada seluruh dunia, kepada siapapun yang berniat membahayakan kami -- tidak ada aksi teror yang mampu meredupkan cahaya nilai-nilai kebangsaan yang selalu kami sebarkan ke seluruh dunia," ujar Obama seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (13/9/2012).
"Tidak ada aksi kekerasan yang bisa menggoncang kesolidan AS. Kita tidak akan tergoyahkan -- kita akan terus berjalan, kita akan tetap melanjutkannya karena dunia membutuhkan kita. Kita adalah kekuatan yang sangat diperlukan di dunia," imbuhnya saat memulai kampanye kepresidenan di Las Vegas, Nevada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romney memang sejak lama selalu mengkritik kebijakan-kebijakan luar negeri Obama. Romney bahkan pernah menuding pemerintahan Obama lebih tertarik dan bersimpati dengan musuh-musuh AS daripada mempertahankan nilai-nilai dan kedaulatan wilayah diplomatik AS.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Obama telah memerintahkan peningkatan keamanan di pos-pos diplomatik AS di seluruh dunia menyusul tewasnya Dubes AS untuk Libya, Christopher Stevens, dan 3 staf diplomatik lainnya dalam serangan di Benghazi, Libya timur. Militer AS pun mengerahkan dua kapal perusak ke Libya dan mengirimkan tim khusus Marinir untuk meningkatkan pengamanan di Kedubes AS di Tripoli, Libya.
(nvc/ita)










































