Menyusul serangan yang menewaskan utusan diplomatiknya tersebut, perwakilan diplomatik AS di tujuh negara diperingatkan untuk waspada.
Sebagaimana dilansir Fox News, Rabu (12/9/2012), tujuh kedubes AS di Timur Tengah, dan Afrika diperingatkan untuk waspada menyusul gelombang protes anti-Amerika yang kemungkinan akan terjadi pasca serangan roket di Konsulat AS di Benghazi, Libya. Tujuh kedubes itu adalah di Armenia, Burundi, Kuwait, Sudan, Tunisia, Zambia, dan Mesir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan Dubes AS untuk Libya, J Christopher Stevens, beserta 3 staf diplomatiknya tewas di Benghazi, Libya. Mereka tewas dalam serangan yang dilakukan para demonstran di kantor Konsulat AS di Benghazi.
Dubes Stevens tewas ketika ratusan demonstran bersenjata menyerang kantor Konsulat AS di Benghazi. Para demonstran tengah memprotes sebuah film buatan seorang sutradara keturunan Israel-Amerika yang dinilai merendahkan Islam dan Nabi Muhammad.
Demonstrasi juga terjadi di Mesir, di mana ribuan demonstran ini juga menyerang kantor kedubes dan merobek bendera AS. Pejabat Mesir mengatakan, sejauh ini belum ada demonstran yang ditangkap terkait unjuk rasa tersebut. Pemerintah Mesir pun meningkaatkan pengamanan di kantor Kedubes AS di Kairo.
(rmd/rmd)











































