Korban jiwa akibat kebakaran yang melanda pabrik-pabrik di Pakistan terus bertambah. Sejauh ini lebih dari 200 orang telah tewas dalam musibah yang terjadi dua pabrik di dua kota terbesar Pakistan tersebut.
Sekitar 194 orang tewas dalam kebakaran di pabrik tekstil di Karachi. Ini merupakan kebakaran terburuk di kota terbesar Pakistan tersebut dalam beberapa dekade terakhir. Kebakaran itu terjadi hanya beberapa jam setelah 21 orang tewas dalam kebakaran di pabrik sepatu di Lahore, kota terbesar kedua di Pakistan yang berdekatan dengan perbatasan India.
Puluhan orang lainnya luka-luka dalam kebakaran di Karachi. Mereka terluka saat mereka melompat dari jendela-jendela pabrik berlantai empat tersebut untuk menyelamatkan diri dari kobaran api, yang dimulai pada Selasa (11/9) malam waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kepala pemadam kebakaran Karachi, Ehtesham Salim, puluhan jasad ditemukan di ruang bawah tanah pabrik tersebut.
Penyebab kebakaran di Karachi tersebut belum diketahui. Namun pemilik pabrik tengah dalam penyelidikan polisi atas dugaan kelalaian.
"Kami telah memerintahkan penyelidikan atas bagaimana kebakaran terjadi dan mengapa jalan-jalan keluar darurat yang semestinya tidak disediakan di pabrik tersebut sehingga para pekerja bisa meloloskan diri," cetus menteri industri Provinsi Sindh, Rauf Siddiqi.
Saat kejadian sekitar 150 pegawai sedang bekerja di pabrik yang menerapkan tiga shift dalam 24 jam tersebut. (ita/)










































