Al-Qaeda Tuding AS Berniat Habisi Warga Muslim Amerika

Al-Qaeda Tuding AS Berniat Habisi Warga Muslim Amerika

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 12 Sep 2012 17:12 WIB
Al-Qaeda Tuding AS Berniat Habisi Warga Muslim Amerika
Pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahiri (AFP)
Sanaa, - Militan Al-Qaeda merilis sebuah video yang isinya menuding pemerintah Amerika Serikat (AS) ingin berperang melawan Islam dan berniat menghabisi umat muslim keturunan AS. Video ini dirilis dalam rangka peringatan 11 tahun serangan teroris 11 September.

Video ini memperlihatkan pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahiri beserta juru bicara Al-Qaeda keturunan AS, Adam Gadahn. Video yang diberi judul 'Truth has Come and Falsehood has Perished' ini diunggah di sejumlah situs dan forum jihad.

Demikian menurut organisasi pemantau intelejen asal AS, SITE dan IntelCare, dan dilansir AFP, Rabu (12/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut transkrip yang dibeberkan oleh SITE, Gadahn menolak pernyataan Presiden AS Barack Obama bahwa AS tidak ingin berperang dengan Islam karena 'AS jelas-jelas hanya menentang penerapan Islam sebagai sistem politik.'

Merujuk pada penggunaan pesawat tanpa awak milik AS dalam melawan para militan, Gadahn menyatakan: "Hari ini, umat muslim Amerika tewas dibunuh di Yaman, besok mereka akan dibunuh di New York dan Los Angeles. Bersiaplah untuk pembantaian massal."

Video berdurasi 90 menit ini muncul dalam bahasa Arab, Inggris dan Urdu. Video ini dirilis sehari setelah pemimpin Al-Qaeda Zawahiri mengeluarkan video yang isinya memuji mantan wakil dan kepala propaganda Al-Qaeda, Abu Yahya al-Libi, yang tewas akibat serangan pesawat tak berawak AS pada Juni lalu.

Gadahn alias Azzam merupakan warga negara AS yang lahir tahun 1978. Pria yang lahir dan besar di California, AS ini bergabung dengan Al-Qaeda dan kini menjadi salah satu juru bicara mereka. Gadahn pernah tampil beberapa kali dalam video rekaman Al-Qaeda sejak tahun 2004.

Sedangkan Zawahiri yang berasal dari Mesir mengambil alih kepemimpinan kelompok militan ini pasca tewasnya Osama bin Laden di tangan militer AS pada Mei lalu. Zawahiri sebelumnya berprofesi sebagai dokter mata.

(nvc/ita)


Berita Terkait