Mayat-mayat tersebut berada di sebuah jalan raya di luar Kota Coyuca de Catalan di negara bagian Guerrero pada Senin, 10 September waktu setempat.
"Semua jasad memiliki luka-luka akibat peluru berbagai kaliber. Mereka semua pria dan saat ini identitas mereka tidak diketahui," kata Fernando Monreal, wakil penuntut umum negara bagian Guerrero seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (11/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut sumber kepolisian seperti diberitakan surat kabar Reforna, pesan yang ditujukan untuk La Familia Michoacana terdapat di kendaraan van tersebut.
Menurut Gubenur Guerrero, Angel Aguirre, berdasarkan laporan awal, pria-pria itu tewas dalam bentrokan antara kartel-kartel tersebut.
"Saya mendapatkan informasi awal bahwa itu bentrokan antara dua kelompok dan bahwa mereka berasal dari Michoacan (negara bagian)," kata Aguirre.
Bulan Agustus lalu, otoritas menemukan 11 mayat yang bergelimpangan di sepanjang jalan di Tierra Caliente, yang berbatasan dengan dengan negara bagian Mexico dan Michoacan. Pada mayat-mayat yang ditemukan pada 26 Agustus tersebut, terdapat tanda-tanda penyiksaan dan luka-luka tembakan di kepala mereka.
(ita/vta)











































