Para guru tersebut menuntut kenaikan gaji, sistem evaluasi guru yang lebih memadai dan sejumlah tuntutan lainnya.
"Kami telah gagal mencapai kesepakatan yang akan mencegah aksi mogok," kata presiden Serikat Guru Chicago (Chicago Teachers Union/CTU), Karen Lewis dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (10/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi mogok kerja ini akan melibatkan sekitar 25 ribu guru. Namun para pemimpin serikat kerja tetap akan melakukan negosiasi dengan harapan untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan.
Para guru tersebut menuntut kenaikan gaji untuk tambahan hari-hari kerja. Awalnya, mereka menuntut kenaikan gaji 30 persen. Namun kemudian dalam negosiasi, serikat kerja menyatakan akan menerima kenaikan yang lebih kecil jika evaluasi kerja sedikit diperingan.
Distrik sekolah Chicago merupakan yang terbesar ketiga di AS. Aksi mogok ini akan berdampak pada sekitar 350 ribu anak-anak mulai dari jenjang TK hingga SMA.
(ita/nrl)











































