"Dikarenakan besarnya pengaruh Zionis di negara ini (AS), kandidat-kandidat pemilihan presiden harus membuktikan komitmen mereka pada rezim penguasa Yerusalem selama kampanye pemilihan," cetus anggota senior parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi seperti dilansir Press TV, Senin (10/9/2012).
Dikatakan Boroujerdi, kedua partai As tersebut mengikuti lobi Zionis. Karenanya, kemenangan partai manapun dalam pemilihan presiden tak akan membawa perubahan dalam posisi-posisi strategis AS meskipun tampaknya ada perbedaan politik antara Partai Demokrat dan Republik.
"Semua yang dinominasikan dalam pemilihan presiden AS harus memiliki sertifikat mendukung rezim Zionis dan semacam kepatuhan pada Zionis dalam resume mereka," cetus Boroujerdi yang memimpin Komite Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Nasional Parlemen Iran.
Pemilihan presiden AS akan digelar pada November mendatang. Presiden Obama akan bertarung dengan Mitt Romney, calon presiden dari Partai Republik. Sejauh ini hasil-hasil polling menunjukkan persaingan yang ketat antara Obama dan Romney.
(ita/nrl)











































