5 Kontras Michelle Obama vs Ann Romney

5 Kontras Michelle Obama vs Ann Romney

- detikNews
Kamis, 06 Sep 2012 09:40 WIB
5 Kontras Michelle Obama vs Ann Romney
Jakarta -

Michelle Si Wanita Karier & Ann Si Ibu Rumah Tangga

Michelle Obama yang lulusan Fakultas Hukum dari Universitas Harvard dan Princeton ini dikenal sebagai seorang pengacara. Selama menjadi Ibu Negara AS, Michelle ikut memberikan ide-ide baru, salah satunya kampanye 'Let's Move!' yang menyerukan agar anak-anak di AS melawan obesitas yang merajalela.

Sedangkan Ann Romney selama ini dikenal sebagai seorang ibu rumah tangga. Ann yang merupakan lulusan Universitas Harvard ini tidak bekerja dan lebih memilih tinggal di rumah merawat suami dan anak-anaknya. Kegiatan yang aktif diikuti oleh Ann adalah kegiatan berkuda dan kegiatan amal. Kendati demikian, Ann tidak bisa diremehkan karena dia merupakan penderita kanker payudara yang berhasil sembuh dan kini tengah berjuang melawan penyakit multiple sclerosis.

Michelle yang Modern & Ann yang Tradisional

Michelle Obama yang masih berusia 48 tahun cenderung memiliki gaya berpakaian yang lebih modern, dibanding Ann Romney yang kini berusia 63 tahun. Dalam kesehariannya, Michelle memiliki gaya pakaian yang lebih segar dan simpel. Sedangkan Ann lebih sering terlihat mengenakan setelan bergaya bangsawan, seperti layaknya Ibu Negara AS zaman dulu, seperti Barbara Bush dan Laura Bush.

Sebagai Ibu Negara AS keturunan Afrika-Amerika pertama, Michelle dinilai lebih terbuka dalam memberi pengaruh beragam bagi Gedung Putih. Mulai dari menggelar pameran seni karya seniman kulit hitam hingga menggelar konser musik yang melibatkan berbagai genre, dari country, jazz, blues, hingga rock.

Michelle yang Ibu 2 Anak & Ann yang Sudah Nenek

Bersama dengan Barack Obama, Michelle membina keluarga kecil. Pasangan yang menikah pada Oktober 1992 ini dikaruniai 2 orang putri, yakni Malia and Sasha.

Sedangkan Mitt dan Ann Romney yang menikah pada Maret 1969 lalu, dikaruniai 5 orang anak yang semuanya laki-laki. Mitt dan Ann memiliki keluarga besar, mereka telah menjadi kakek dan nenek dari 18 orang cucu.

Pandangan Soal Konvensi Rival Suaminya

Michelle Obama dan Ann Romney memiliki pandangan berlawanan soal apakah mereka akan menyaksikan konvensi nasional partai yang menjadi lawan politik suami mereka. Saat hadir dalam acara talkshow terkenal AS 'Late Night with David Letterman Show' pekan lalu, Michelle menyatakan dirinya sama sekali tidak ingin menyaksikan jalannya Konvensi Nasional Partai Republik yang digelar lebih dulu.

"Saya, sebagai istri dari pria yang menjadi lawan mereka, saya memilih tidak akan melihatnya," tutur Michelle.

Sedangkan Ann Romney memberi jawaban berbeda. Kepada Fox News pekan lalu, Ann mengutarakan niatnya yang sangat besar untuk menyaksikan jalannya Konvensi Nasional Partai Demokrat yang digelar pekan ini.

"Saya ingin mendengar pidato presiden dan saya memperkirakan Michelle juga akan berpidato dan saya ingin mendengar pidatonya juga," ujar Ann.

Pidato Michelle dan Ann untuk Suami Mereka

Ann Romney memiliki kesempatan lebih dulu untuk menyampaikan pidatonya dalam Konvensi Nasional Partai Republik yang digelar pekan lalu, di Tampa, Florida, AS. Dalam pidatonya yang meraih banyak apresiasi, Ann menekankan sisi lain yang lebih membumi dari suaminya yang dikenal sebagai multijutawan AS.

Ann menceritakan kerja keras dan usaha Mitt dalam meraih kesuksesan dan posisinya sekarang ini. Ann juga membeberkan kesulitan-kesulitan yang dia alaminya bersama Mitt saat awal pernikahan mereka. Ann menceritakan bagaimana mereka berdua lebih sering makan pasta dan ikan tuna di atas meja yang terbuat dari potongan pintu dan disangga tapal kuda.

Ann membandingkan kehidupan awal pernikahan mereka saat keduanya masih berstatus mahasiswa, dengan mahasiswa lain yang memiliki furnitur lebih mewah dan bisa makan lobster. Pidato Ann secara garis besar bertujuan menggugah para pemilih perempuan di AS.

Sedangkan Michelle Obama yang kebagian memberikan pidato pada Selasa (4/9) malam waktu AS, dinilai mampu menyampaikan pidato yang menggugah banyak pihak. Michelle menceritakan perjalanan hidupnya dan sang suami yang sama-sama berasal dari keluarga pekerja, dimana orangtua mereka harus bekerja keras untuk menghidupi keluarga masing-masing.

Jika dalam pidatonya, Ann menyatakan enggan membahas soal politik maupun masalah partai, Michelle justru sedikit memberi pendapat terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan suaminya sebagai Presiden AS. Mulai dari kebijakan layanan kesehatan, pemotongan pajak bagi para pekerja dan usaha kecil, hingga kebijakan yang memperjuangkan gaji yang sama bagi wanita pekerja.

Kendati demikian, baik Ann maupun Michelle sama-sama menyatakan cinta mereka yang besar kepada suami masing-masing. Keduanya sama-sama menyebut suami masing-masing sebagai pria yang bisa dipercaya untuk memimpin AS.

"Dia adalah pria yang dibutuhkan rakyat Amerika. Pria ini terbangun setiap harinya dengan tekad untuk menyelesaikan masalah yang orang bilang tidak bisa diselesaikan, untuk memperbaiki hal yang orang bilang tidak bisa diperbaiki. Pria ini akan bekerja lebih keras dari siapa pun agar kita semua tidak perlu bekerja lebih keras," ucap Ann dalam pidatonya.

Sedangkan Michelle bicara di akhir pidatonya,"Karena hari ini, saya tahu dari pengalaman jika saya benar-benar ingin memberikan dunia yang lebih untuk putri-putri saya, dan semua anak-anak kita..jika kita ingin memberikan anak-anak kita sebuah landasan untuk mimpi mereka dan memberi mereka peluang yang layak...jika kita ingin memberi mereka kesempatan yang tak terbatas - yang diyakini bahwa di sini, di Amerika, selalu ada yang lebih baik di luar sana jika Anda mau bekerja keras...maka kita harus bekerja tidak seperti sebelumnya...dan kita harus sekali lagi bersatu dan berdiri bersama bagi pria yang kita percayai bisa memajukan negara ini...suami saya, presiden kita, Presiden Barack Obama."
Halaman 2 dari 6
(nvc/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads