Seperti dilansir kantor berita Xinhua, Presiden Cina Hu Jintao, menekankan bahwa negaranya akan memperkuat dialog dan koordinasi dengan Amerika untuk memastikan bahwa perkembangan hubungan bilateral kedua negara dapat terjalin dengan baik.
"Hubungan Cina dan AS memiliki makna strategis yang besar dan pengaruh yang luas, dan ini layak dihargai dan dijaga," kata Presiden Cina, Hu Jintao sebagaimana dikutip kantor berita setempat, Xinhua, Kamis (6/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia ingat tujuh kunjungan terakhir Clinton ke Cina sebagai Menteri Luar Negeri AS. Empat kunjungan membahas Dialog Ekonomi dan Strategis (Strategi dan Economic Dialogue atau S & ED) dan tiga kunjungan lainya soal Konsultasi Tingkat Tinggi untuk pertukaran budaya kedua negara.
Pihaknya memuji upaya Clinton dalam mempromosikan pembangunan Pavilion Amerika di Shanghai World Expo dan program siswa Amerika untuk belajar di Cina.
Sementara itu, Menlu Amerika Hillary Clinton, mengatakan bahwa selama tiga setengah tahun terakhir telah terjalin banyak kerjasama dan konsultasi antara Cina dan Amerika. Termasuk pertemuan antara Presiden Hu Jintao dan Presiden Barack Obama pada KTT G20 di Meksiko.
"Kami menghargai keterlibatan mendalam bahwa S & ED telah tercapai," katanya.
Ia menambahkan, kedua negara telah mampu mengkaji wilayah kesepakatan dan ketidaksepakatan secara terbuka. Hal ini menunjukkan kematangan hubungan antar kedua negara.
Sementara, dalam hal hubungan dagang dan ekonomi antara China-AS, Hu berharap kedua negara akan memanfaatkan sepenuhnya keuntungan komplementer, menggali potensi dan mendorong kerjasama perdagangan dan investasi serta secara berkelanjutan meningkatkan kualitas dan tingkat kerjasama dalam hal perdagangan bilateral.
Hu juga meminta agar antara Cina dan Amerika dapat menangani friksi dan divergensi hubungan ekonomi bilateral, serta menghindari politisasi isu-isu ekonomi dan perdagangan antar kedua negara. Ia berharap Amerika dapat bersikap tegas menolak proteksionisme perdagangan, mengurangi pembatasan ekspor teknologi tinggi ke China dan menyediakan lingkungan yang adil atas persaingan perusahaan Cina yang berinvestasi di Amerika.
Menanggapi hal itu, Clinton mengatakan Amerika siap berkomitmen untuk menghilangkan perbedaan dan meningkatkan kerjasama dengan China untuk bersama-sama menghadapi tantangan global dan membuktikan dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Yaitu bahwa kekuatan yang dimiliki dan meningkat antar kedua negara, dapat menciptakan masa depan yang cerah bagi warga negara Cina dan Amerika serta berkontribusi untuk perdamaian dan stabilitas dunia.
"Amerika Serikat siap bekerjasama dengan China dalam pembangunan infrastruktur, energi baru, perlindungan lingkungan dan untuk memperluas perdagangan dan investasi," tutur Clinaton.
Kunjungan Hillary Clinton ke Cina itu merupakan bagian dari tur Clinton ke enam negara mulai 30 Agustus. Kunjungan itu juga membawa Clinto ke Kepulauan Cook, Indonesia, Timor Leste, Brunei dan Rusia.
(bal/ahy)











































