"Rezim di Suriah telah menjadi negara teroris," kata Erdogan dalam pertemuan partai berkuasa AKP pimpinannya di Ankara seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (5/9/2012).
"Suriah bukan negara biasa bagi kita. Kita tak bisa terus masa bodoh atas apa yang sedang terjadi di sana," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turki yang dulunya merupakan sekutu kuat Suriah, bersitegang dengan Damaskus setelah rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad mulai melakukan kekerasan terhadap para demonstran antipemerintah. Sejak konflik melanda Suriah pada Maret 2011 lalu, lebih dari 80 ribu warga Suriah mengungsi ke Turki. Mereka tinggal di kamp-kamp di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.
PM Erdogan pun menegaskan, Turki akan terus menerima para pengungsi yang lari dari krisis Suriah. Sama seperti ketika Turki menerima setengah juta warga Kurdi yang kabur dari Irak setelah Perang Teluk tahun 1991.
(ita/nrl)











































